9+ Perbedaan LinkedIn Biasa dan LinkedIn Premium

aioberdaya – Banyak pengguna mulai mencari tahu perbedaan Linkedin Biasa dan Linkedin Premium karena kebutuhan mereka di platform ini makin beragam. Ada kalanya versi gratis terasa cukup, tapi di saat lain kamu butuh fitur seperti melihat siapa yang mengunjungi profil atau menghubungi HR tanpa harus menunggu koneksi diterima.

Pembahasan ini akan mengalir dari fungsi dasar yang paling sering dipakai sampai fitur tambahan yang baru terasa manfaatnya ketika kamu sedang aktif mencari peluang baru. Tujuannya sederhana: membantu kamu memahami mana yang benar-benar relevan tanpa memaksakan upgrade.

Jika kamu sedang menimbang perlu tidaknya beralih ke Premium, artikel ini akan memberi gambaran yang lebih jelas. Luangkan beberapa menit, dan kamu akan lebih mudah menentukan pilihan yang tepat untuk kariermu.

Key Highlights:

  • Pilih fitur yang benar-benar kamu butuhkan sebelum menilai Perbedaan Linkedin Biasa dan Linkedin Premium.
  • Gunakan InMail hanya saat kamu perlu menghubungi perekrut atau profesional tanpa menunggu koneksi diterima.
  • Manfaatkan unlimited search untuk riset lowongan atau analisis jaringan secara lebih efisien.
  • Evaluasi insight lowongan untuk memahami posisi kamu dibanding pelamar lain sebelum mengirim lamaran.

Ringkasan Perbedaan LinkedIn Biasa dan LinkedIn Premium

Secara umum, LinkedIn Biasa cukup untuk penggunaan ringan, sedangkan LinkedIn Premium cocok untuk kamu yang sedang serius mencari kerja, memperluas jaringan profesional, atau ingin visibility lebih tinggi. Berikut ringkasan perbedaan LinkedIn Biasa dan LinkedIn Premium, antaralain:

FiturLinkedIn Biasa (Gratis)LinkedIn Premium (Berbayar)
Siapa yang Mengunjungi ProfilHanya 5 viewer terakhir, banyak yang anonimRiwayat lengkap hingga 365 hari + detail jabatan/perusahaan
Kirim Pesan ke Non-Koneksi (InMail)Tidak bisa mengirim pesan langsung, harus request koneksi5–15 InMail/bulan, langsung masuk inbox target
Batas Pencarian Profil & BrowsingAda limit harian/bulanan; sering muncul “You’re out of searches”Unlimited search & profile views
Insight Lowongan (Competitive Intelligence)Informasi lowongan sangat dasarRanking skill vs pelamar lain, badge Top Applicant, rekomendasi kecocokan
Akses LinkedIn LearningAkses terbatas hanya beberapa kursusAkses penuh 16.000+ kursus + sertifikat
Salary Insights & Company AnalyticsMinim data gaji & perusahaanData gaji per jabatan, kota, dan perusahaan
Advanced Search FiltersHanya filter dasarFilter senioritas, ukuran perusahaan, fungsi, dan lainnya
Mode Penjelajahan PrivatTidak bisa; profilmu terlihat ketika mengunjungi orangBisa private mode 100%
AI Tools & Rekomendasi ProfilSemua manualAI assistant untuk profil, pesan, dan analisis lowongan
Badge PremiumTidak ada badge khususBadge emas Premium di profil

Perbedaan LinkedIn Biasa dan LinkedIn Premium

Perbedaan LinkedIn Biasa dan LinkedIn Premium
Perbedaan LinkedIn Biasa dan LinkedIn Premium

LinkedIn sudah menjadi “kartu nama digital” bagi para profesional, tetapi tidak semua orang memahami kapan perlu upgrade ke Premium dan kapan cukup memakai versi gratis. Penjelasan berikut membantu kamu melihat perbedaan LinkedIn Biasa dan LinkedIn Premium secara lebih praktis, lengkap, dan relevan.

1. Melihat Siapa yang Mengunjungi Profil Kamu

Pada akun gratis, kamu hanya bisa melihat lima pengunjung terakhir dan sebagian besar tampil anonim jika mereka memakai mode privat. Dengan keterbatasan ini, kamu sulit membaca peluang networking atau follow-up.

Di LinkedIn Premium, kamu mendapatkan daftar lengkap hingga 365 hari, lengkap dengan jabatan, perusahaan, dan lokasi mereka. Fitur ini terlihat sederhana, tetapi secara praktis sangat berguna untuk menindaklanjuti recruiter atau user yang menunjukkan ketertarikan pada profilmu.

Banyak kandidat yang mendapat peluang interview setelah memanfaatkan data viewer ini, sesuatu yang jarang dibahas, tetapi nyata terjadi.

2. Kirim Pesan ke Non-Koneksi (InMail)

Pada akun biasa, kamu tidak bisa langsung mengirim pesan kepada orang yang belum menjadi koneksi. Kamu harus mengirim permintaan koneksi terlebih dahulu, menunggu diterima, dan tidak jarang permintaannya diabaikan.

Sebaliknya, LinkedIn Premium memberikan kuota InMail per bulan—mulai dari 5 hingga 15 pesan tergantung pada paket. Dengan InMail, pesanmu masuk ke inbox prioritas penerima, sehingga response rate biasanya jauh lebih tinggi.

Ini membuat outreach ke HRD, manajer perekrutan, hingga direktur jadi lebih efisien dan strategis, terutama ketika kamu sedang aktif mencari kerja.

3. Batas Pencarian Profil & Browsing

Akun gratis memberlakukan batas harian dan bulanan pada pencarian profil. Jika kamu terlalu sering mencari orang atau lowongan, akan muncul notifikasi “You’re out of searches”, yang sering disalahpahami sebagai bug. Bagi pengguna aktif yang sering melakukan riset koneksi, limit ini sangat menghambat.

Dengan Premium, pencarian profil bersifat unlimited, sehingga kamu bebas melakukan riset mendalam untuk lowongan, partner bisnis, hingga analisis kompetitor. Ini sangat membantu bagi jobseeker dan profesional yang perlu mengevaluasi jaringan secara intens.

4. Insight Saat Melamar Lowongan (Competitive Intelligence)

Akun biasa hanya menampilkan informasi dasar lowongan tanpa konteks kompetisi. Sementara itu, Premium menampilkan analisis lengkap: ranking keterampilanmu dibandingkan dengan pelamar lain, pengalaman yang kurang, hingga status “Top Applicant”. Fitur ini memberi kamu gambaran apakah lowongan tersebut realistis untuk dilamar atau perlu strategi tambahan.

5. Akses LinkedIn Learning

Pada akun gratis, akses kursus hanya tersedia untuk sebagian kecil konten. LinkedIn Premium memberikan akses penuh ke lebih dari 16.000 kursus profesional plus sertifikat yang bisa langsung dipajang di profilmu.

Dari perspektif praktis, fitur ini saja sudah cukup untuk menutupi biaya langganan karena kamu tidak perlu membayar kursus tambahan di luar platform. Bagi kamu yang ingin upskill cepat, fitur ini menjadi salah satu alasan paling kuat untuk upgrade.

6. Salary Insights & Company Analytics

Informasi gaji pada akun gratis sangat terbatas dan tidak memberikan detail yang cukup untuk persiapan negosiasi. Premium menghadirkan data lengkap seperti kisaran gaji rata-rata berdasarkan jabatan, lokasi, termasuk kota-kota di Indonesia, serta perusahaan tertentu.

Insight ini sangat berguna saat kamu ingin memastikan tawaran gaji fair atau ketika mempersiapkan interview. Banyak pengguna memanfaatkan fitur ini untuk menaikkan negosiasi gaji, yang menjadikannya salah satu fitur paling underrated dari Premium.

7. Advanced Search Filters

LinkedIn biasa hanya menyediakan filter dasar, membuat proses pencarian koneksi atau lowongan sering melelahkan. Premium menawarkan filter lebih detail seperti ukuran perusahaan, senioritas, jenis fungsi pekerjaan, dan industri spesifik.

Dengan filter lanjutan ini, kamu bisa menemukan target koneksi atau lowongan jauh lebih presisi tanpa harus menyaring secara manual. Fitur ini cocok untuk kandidat yang ingin melakukan networking atau pencarian kerja secara terarah.

8. Mode Penjelajahan Privat

Pada akun gratis, setiap kunjungan ke profil orang lain akan muncul di daftar “Who’s Viewed Your Profile”, sehingga kamu tidak dapat melakukan riset secara diam-diam.

LinkedIn Premium menyediakan mode privat yang memungkinkan kamu melihat profil siapa pun tanpa meninggalkan jejak. Ini sangat berguna saat kamu ingin mempelajari kompetitor, HR, atau perusahaan tertentu tanpa menarik perhatian mereka.

9. AI Tools & Rekomendasi Profil yang Lebih Pintar

Akun gratis mengharuskan kamu mengisi profil, menganalisis lowongan, hingga menulis pesan secara manual. Premium dilengkapi AI assistant yang membantu membuat profil lebih SEO-friendly, menganalisis lowongan secara ringkas, dan memberi rekomendasi kata kunci yang relevan.

Bagi pengguna yang ingin meningkatkan visibilitas atau memperbaiki kualitas profil tanpa waktu panjang, fitur AI ini memberi nilai tambah signifikan.

10. Badge Premium

Akun biasa hanya menampilkan profil standar tanpa tanda khusus. Premium memberikan badge emas “Premium” di profilmu, yang secara visual meningkatkan kredibilitas dan sering membantu menarik perhatian recruiter. Meskipun bukan fitur teknis, badge ini memengaruhi persepsi profesional dan dapat membuka peluang lebih cepat.

Akhirnya, perbedaan LinkedIn Biasa dan LinkedIn Premium kembali pada kebutuhan kamu. Jika penggunaanmu hanya sebatas scroll dan update ringan, versi gratis sudah cukup. Namun, jika kamu ingin mendapatkan peluang kerja lebih besar, memperluas jaringan secara strategis, atau meningkatkan skill, LinkedIn Premium bisa menjadi investasi yang cepat memberikan hasil.

Baca Juga:

Jasa Pembuatan dan Optimalisasi Profil LinkedIn

Jasa Pembuatan dan Optimasi Profile Linkedin Expert
Jasa Pembuatan dan Optimasi Profile Linkedin Expert

Di era digital, profil LinkedIn bukan lagi sekadar formalitas—ini adalah personal branding yang membuka pintu ke peluang karier baru. Apakah profil LinkedIn kamu sudah cukup memikat? Tim kami siap membantu kamu menciptakan profil yang kuat, profesional, dan SEO-friendly agar lebih mudah ditemukan perekrut.

Apa yang Kami Tawarkan?

  • Pembuatan Profil Profesional: Membangun profil LinkedIn dari nol dengan informasi relevan dan strategi efektif.
  • Optimalisasi Konten: Mengoptimalkan setiap elemen profil dengan kata kunci yang tepat untuk meningkatkan visibilitas.

Kenapa Pilih Kami?

  • Pengalaman Terbukti: Tim kami berpengalaman dalam membantu profesional dari berbagai sektor.
  • Pendekatan Personalisasi: Kami bekerja sama dengan Anda untuk mencerminkan aspirasi karier dalam profil Anda.
  • Hasil Nyata: Klien kami mengalami peningkatan perhatian dari perekrut dan peluang karier.

Paket Termasuk

  • Pembuatan Akun LinkedIn
  • Memasukkan Informasi CV ke Akun LinkedIn
  • Optimasi Profil Berdasarkan CV
  • Gambar Header LinkedIn Profesional
  • Konsultasi Gratis

Hubungi Kami Sekarang!

Untuk informasi lebih lanjut atau konsultasi, hubungi tim AIO Berdaya melalui:

Jangan lewatkan kesempatan untuk meningkatkan kariermu dengan Profile Linkedin yang memukau!

Pertanyaan Terkait Topik LinkedIn

Berikut rangkuman FAQ seputar LinkedIn yang sudah ditulis ulang agar lebih jelas, dan mudah dipahami. Panduan ini membantu kamu memahami fungsi platform hingga cara login LinkedIn yang aman dan praktis.

1. Apa kegunaan utama dari LinkedIn?

LinkedIn adalah platform profesional yang membantu kamu membangun jaringan kerja, menampilkan pengalaman, dan memperluas peluang karier. Banyak orang menggunakannya sebagai CV digital yang bisa diakses rekruter dari berbagai negara.

Selain itu, LinkedIn juga menjadi tempat untuk berbagi wawasan industri dan mengikuti perkembangan terbaru dari tokoh atau perusahaan favorit. Interaksi di dalamnya lebih terarah pada dunia kerja sehingga cocok untuk pertumbuhan profesional kamu.

2. Apakah akun LinkedIn harus berbayar (Premium)?

Sebagian besar fitur inti LinkedIn bisa kamu gunakan secara gratis, termasuk membuat profil, mencari pekerjaan, hingga membangun jaringan. Versi gratis ini sudah lebih dari cukup untuk kebanyakan profesional maupun pencari kerja pemula.

Namun, LinkedIn Premium memberi tambahan fasilitas seperti melihat detail siapa saja yang mengunjungi profil kamu dan mengirim InMail ke rekruter. Paket ini biasanya lebih bermanfaat bagi pengguna yang sedang aktif melamar pekerjaan atau perekrut yang butuh fitur lanjutan.

3. Bagaimana cara agar profil LinkedIn dilirik rekruter?

Agar profilmu menarik perhatian rekruter, kamu perlu menonjolkan bagian visual dan informasi inti secara tepat. Berikut langkah yang bisa kamu lakukan:

  • Gunakan foto profil profesional dengan pencahayaan jelas.
  • Pastikan headline menggambarkan posisi atau keahlian utama kamu.
  • Isi ringkasan dengan cerita singkat mengenai nilai dan keahlian unikmu.
  • Tambahkan kata kunci yang relevan dengan industri tempat kamu ingin bekerja.
  • Minta rekomendasi atau endorsement untuk meningkatkan kepercayaan.
  • Aktif berkomentar atau berbagi konten agar profilmu lebih sering muncul di beranda orang lain.

4. Apa perbedaan antara Koneksi dan Pengikut di LinkedIn?

Koneksi adalah hubungan dua arah yang memungkinkan kedua pihak saling bertukar pesan dan membangun relasi profesional. Hubungan ini mirip “pertemanan”, tetapi dengan konteks kerja.

Pengikut adalah hubungan satu arah, di mana seseorang mengikuti kontenmu tanpa harus terhubung langsung. Fitur ini berguna bagi pembuat konten atau profesional yang ingin menjangkau audiens lebih luas tanpa harus menerima semua permintaan koneksi.

5. Bolehkah kita mengunggah konten pribadi di LinkedIn?

Kamu boleh mengunggah konten pribadi selama masih ada kaitannya dengan pelajaran atau nilai profesional. Misalnya, hobi mendaki yang dikaitkan dengan ketahanan mental di dunia kerja sering mendapat respons positif karena terasa manusiawi.

Namun, hindari topik yang terlalu sensitif seperti konflik pribadi atau politik praktis. Konten yang tidak relevan dengan konteks profesional bisa menurunkan citra kamu di mata calon rekan kerja maupun rekruter.

6. Apa fungsi fitur “Open to Work” di LinkedIn?

“Open to Work” adalah label yang menunjukkan kamu sedang aktif mencari kesempatan kerja. Fitur ini memberi sinyal jelas kepada rekruter dan membuat profil kamu lebih mudah ditemukan.

Kamu bisa mengatur tingkat visibilitas fitur ini, misalnya hanya terlihat oleh perekrut. Pastikan profilmu sudah lengkap sebelum mengaktifkannya agar peluangmu semakin kuat.

7. Bagaimana cara melamar kerja lewat LinkedIn?

Melamar pekerjaan di LinkedIn cukup sederhana karena seluruh prosesnya dibuat terstruktur. Kamu bisa melakukan langkah berikut:

  • Buka menu “Jobs” dan cari lowongan sesuai kebutuhan.
  • Gunakan filter untuk menyaring lokasi, level pengalaman, atau jenis pekerjaan.
  • Manfaatkan rekomendasi pekerjaan yang diberikan LinkedIn berdasarkan profilmu.
  • Jika ada tombol “Easy Apply”, gunakan untuk melamar dalam hitungan detik.
  • Jika tidak tersedia, lanjutkan melamar melalui situs resmi perusahaan.

Pastikan CV terbaru sudah tersimpan di profil agar prosesnya lebih cepat.

8. Mengapa profil LinkedIn saya sepi pengunjung?

Profil yang kurang lengkap atau jarang diperbarui biasanya lebih sulit ditemukan oleh algoritma. Minimnya aktivitas seperti komentar atau unggahan juga membuat profilmu jarang muncul di beranda orang lain.

Untuk meningkatkan kunjungan, mulailah berbagi insight, mengikuti grup relevan, dan rutin berinteraksi. Aktivitas kecil namun konsisten bisa meningkatkan visibilitas profil secara signifikan.

9. Apakah LinkedIn aman dari penipuan lowongan kerja?

Secara umum LinkedIn cukup aman, tetapi bukan berarti bebas dari penipuan lowongan. Beberapa oknum memanfaatkan platform ini dengan menawarkan gaji tidak masuk akal atau meminta biaya admin.

Perusahaan yang kredibel tidak akan pernah meminta uang dalam proses awal perekrutan. Periksa domain email perekrut dan lakukan riset cepat sebelum merespons tawaran yang mencurigakan.

10. Kapan waktu terbaik untuk mengunggah postingan di LinkedIn?

Waktu unggah yang efektif biasanya saat jam kerja pada hari Selasa hingga Kamis. Di rentang ini, banyak profesional aktif membuka LinkedIn sehingga peluang interaksi lebih tinggi.

Akhir pekan atau larut malam kurang efektif karena aktivitas pengguna cenderung menurun. Konsistensi dalam memilih waktu unggah bisa membantu algoritma mempelajari ritme interaksi audiensmu.

Penutup

Pada akhirnya, memahami perbedaan Linkedin Biasa dan Linkedin Premium membantu kamu melihat bagaimana platform ini bekerja sesuai kebutuhanmu. Setiap fitur yang dibahas menunjukkan bahwa keputusan untuk tetap di akun gratis atau upgrade sepenuhnya bergantung pada tujuan profesional yang ingin kamu capai.

Jika kamu sedang mencari peluang baru atau ingin memperkuat jaringan, memahami perbedaan keduanya dapat membuat prosesmu lebih terarah. Bahkan dalam situasi sederhana seperti riset perusahaan atau membaca minat recruiter, pilihan akun yang tepat bisa membuat pengalamanmu lebih efisien.

Kalau kamu punya pandangan atau pengalaman seputar penggunaan LinkedIn, kamu bisa membagikannya di kolom komentar. Diskusi seperti ini sering membantu pembaca lain menemukan pendekatan yang paling cocok untuk mereka.

Bagikan Artikel Ini

Athif Amirudin Muhtadi

Athif Amirudin Muhtadi

Berpengalaman sebagai WordPress Developer dan SEO Specialist. Menulis seputar SEO, WordPress, Digital Marketing, LinkedIn, hingga Curriculum Vitae (CV).

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *